Pernah Sukses dan Pernah Gagal

hapesurya

New member
pemula
Salam kenal semuanya, member baru nih dari Kuningan Jawa Barat

Karena rulesnya harus bikin posting di cerita sukses, maka saya bikin cerita sukses saya dengan judul "Pernah Sukses dan Pernah Gagal"

Cerita Pernah Suksesnya dimulai dari tahun 2011 an, yang saat itu terpaksa harus resign kerja dan akhirnya dipaksa harus bisa survive hidup dengan 1 istri dan 1 anak (saat itu). Resign kerja outsourcing staf yang gajinya tahun 2011 itu 1,5 jutaan/bulan di Jakarta. (Biar ceritanya jelas ya, ane bukan resign kerja sbg BOD..hehe)

Karena ada hobi nulis/ngeblog, waktu itu pas lagi rame dengan istilah blogger (belum ada vlogger), akhirnya saya suka nulis di beberapa blog gratisan (blogger & wordpress). Suatu hari dapat hadiah website dari Alm Om Nukmah Lutfie, jadilah itu web.com pertama saya yang dipakai buat jualan. Waktu itu masih bingung mau jualan apa karena masih merasakan perihnya jadi pengangguran. Akhirnya ya jualan produk yang ada di sekitar Cirebon aja, seperti terasi, bawang goreng, dll. Barangnya masih campur2 enggak jelas.

Alhamdulilah dari sana mulai ada pemasukan penjualan, tapi enggak kayak sobat di sini semua yang cetak resinya aja belasan atau puluhan resi per hari. Saya cetak resi seinget saya enggak pernah nyampe 5 resi per bulan deh. Seminggu satu resi juga itu masih enggak rutin. Hehe...Alhamdulilah semuanya di syukuri aja ya

Singkat cerita, dari hadiah web itu, akhirnya ada modal untuk bisa bayar domain hostingnya, sampai sekarang bisa bikin website sendiri dan semua yang berkaitan dengan hosting domain udah bisa sendiri. Dan pernah juga hilang domain yang usianya di bawah 9 tahun gegara ada dispute sama web dev yang sebelumnya, makanya sekarang handle sendiri aja. Balik lagi ke cerita pernah suksesnya...dari website ini akhirnya saya pelajari tentang SEO sampai akhirnya dari SEO Website inilah saya pernah ngerasain dapet "gaji" 13-15 jutaan per bulan di tahun 2011-2013.

Dan di tahun 2015 juga saya pernah sukses...ceritanya mau launching produk baru. Keluar modal untuk persiapannya mulai dari produksi sampai sellingnya sampai 450 jutaan. Join sama temen juga. Dan ternyata ada yang lupa di perhatikan...

Semoga ini menjadi hikmah untuk teman-teman yang mau coba produksi sendiri ya...

Sisi marketing tidak di sediakan budgetnya. 90% modal kesedot untuk ngurus produksi, legal, SDM sampai LSM nya...hehe...Sisi Marketingnya di cuekin, enggak di kasih budget. Enggak ada budget iklan, promosi, marketing, dsb. Karena waktu itu hanya mengandalkan jaringan sales yang sudah ada (tapi ternyata enggak bisa di andalkan juga)

Dan akhirnya proyek launching ini gagal berjalan. Asset yang tersisa di jual untuk kembalikan dana ke mitra bisnis, supplier, dsb. Di hitung bersih rugi sekitar 300 jutaan, di tahun 2015. Ini cerita pernah gagal saya. Masih nyesek di dada sampai sekarang.

Tapi alhamdulilah dari rugi 2015 sampai 2021 ini masih bisa kasih makan 1 istri 2 anak. Kerja di rumah terus. Bikin website di optimasi, alhamdulilah ini yang jalan. Karena kerja di kantoran udah enggak laku. Semua mulai lagi dari nol. Belajar digital marketing lagi dari nol. Belajar ngiklan, jualan retail. Hingga akhirnya baca postingan di FB katanya ada grup Dimensi ini. Akhinya coba gabung dan belajar lagi.

SEO yang ana rasakan manfaatnya untuk jangka panjang. Memang ada hasilnya, tapi enggak bisa di harapkan datang tiap hari orderannya. Pernah bikin website broker jualan rumah di tahun 2017-2019 dapet komisi lumayan. Tapi sejak negara kopit menyerang seperti sekarang, ngandelin cuan dari SEO agak sulit. Mungkin Adsense kali ya, tapi belum pernah coba dan masih belum yakin juga.

Jadi sekarang lagi belajar nyari cuan harian, jualan pakai iklan dan semoga aja ada rejeki lewat wasilah sobat Dimensi ini.

Sekian cerita sukses dan cerita gagal saya...semoga mencerahkan...
 
Top